5 Cara Mencegah Hilangnya Data

media-penyimpanan

Kehilangan data di komputer pasti merupakan kerugian besar bagi Anda. Apalagi jika data yang hilang tersebut merupakan aset penting perusahaan atau file penting Anda. Panik, menjerit atau menangis mungkin tidak akan membantu mengembalikan data Anda yang telah hilang tersebut.
Kebanyakan pengguna komputer berpikir jika menyimpan data di folder komputer akan aman. Padahal anggapan ini tak sepenuhnya benar. Bisa saja file tersebut tiba-tiba tidak bisa dibuka atau “corrupt” karena ulah virus. Cara untuk melindungi data salah satunya dengan mem-back up ke dalam media lain.
Nah, ada 5 (lima) cara untuk mencegah agar data di komputer tidak lenyap:

1.Tidak menyimpan dokumen pada drive sistem operasi
Jika Anda menggunakan program Word maka biasanya file akan disimpan secara otomatis di folder /My Documents. Lokasi yang berada pada drive yang sama dengan sistem operasi ini sangat riskan. Jika saja ada virus atau sistem mengalami masalah dan perlu diformat ulang maka otomatis folder yang berisi dokumen Anda akan ikut terbuang.
Sebaiknya Anda memasang hard drive lagi di dalam komputer yang berfungsi sebagai tempat khusus data. Jika tidak mau repot Anda juga bisa menggunakan eksternal USB hard drive yang kini harganya relatif terjangkau. Alternatif lain gunakan USB flash drive atau disket. Bisa pula dengan mempartisi atau membagi drive komputer yang ada menjadi dua bagian, satu untuk sistem operasi dan satu untuk data.

2. Mem-backup file secara berkala
Menyimpan file di lokasi lain menurut saya sih tidak cukup. Lakukan back up secara berkala agar file di komputer atau media simpan milik Anda tetap terjaga. Anda bisa memanfaatkan program back up bawaan yang disediakan sistem operasi.

3. Hati-hati terhadap e-mail attachment
Anda patut memasang mata secara jeli ketika menerima e-mail attachment. Kebanyakan e-mail attachment kini gampang sekali disusupi malware atau virus. Jika tidak pun, e-mail attachment bisa pula menghilangkan data milik Anda. Bayangkan jika Anda menerima dokumen dari e-mail attachment yang namanya persis seperti dokumen di PC. Jika tidak berhati-hati maka ketika Anda menyimpan file tersebut akan menimpa dokumen yang ada. Pastikan Anda menyimpan e-mail attachment di folder khusus pada hard drive PC Anda.

4. Waspada terhadap kesalahan manusia
Jika Anda menggunakan aplikasi pengolah kata seperti Word, maka manfaatkan fitur Track Changes. Seringkali pengguna komputer kehilangan datanya ketika mengedit dokumen dan secara tidak sengaja menghapus beberapa bagian pada dokumen. Ketika dokumen disimpan kembali maka dokumen telah berubah dan tidak bisa dikembalikan ke awal.
Anda juga bisa menggunakan cara menekan [F12] untuk menyimpan file dengan nama berbeda. Cara ini mencegah dokumen asli berubah.

5. Menyimpan cetakan dokumen
Cara ini meski tidak efektif tetap merupakan salah satu solusi untuk mengamankan isi file penting milik Anda. Ketika dokumen di PC hilang maka Anda tetap memiliki hard copy, meski untuk mendapatkan versi digitalnya Anda harus memindai atau mengetik ulang. Ya mending lah daripada tidak punya cadangan file sama sekali.

Semoga bisa bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: